Tingginya Angka Pengangguran

Masalah demi masalah yang dihadapi pemerintah pada saat ini telah ikut memberikan dampak signifikan terhadap tingginya angka pengangguran di indonesia. Kenaikan harga BBM hingga 2x telah membuat banyak perusahaan yang harus gulung tikar dan mengakibatkan banyak karyawan kehilangan pekerjaan. Belum lagi pendidikan yang makin mahal menyebabkan banyaknya angka putus sekolah kian tinggi dan menambah daftar panjang pengangguran.

Namun kita juga patut memberi acungan jempol untuk pemerintah karena telah menyediakan pusat-pusat pelatihan tenaga kerja yang terampil di bidang komputer, pemasaran, serta komunikasi, seperti PT Telkom Indonesia yang membuka pelatihan bagi para lulusan Sekolah Menengah. Memberikan pelayanan pinjaman modal usaha bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah. Serta menyediakan layanan internet mengenai informasi lowongan pekerjaan di website www.lowonganpekerjaan.net untuk memudahkan para pencari kerja mengakses berbagai informasi kerja serta memudahkan anda menentukan pilihan pekerjaan yang cocok dan sesuai dengan keahlian ataupun jurusan pendidikan anda.

Jadi tinggal anda yang harus berusaha. Semoga berhasil.

Ketenagakerjaan di Indonesia

Masalah ketenagakerjaan menjadi issue politik yang kian memanas seiring dengan maraknya kampanye para calon wakil rakyat akhir-akhir ini. Dengan begitu banyaknya jumlah pengangguran di Jakarta, Surabaya, serta di seluruh wilayah indonesia, mau tak mau harus ada program terencana untuk mengurai masalah ketenagakerjaan.

Di jalur pendidikan, pemerintah telah mengembangkan fasilitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Di jalur pemberdayaan Sumber Daya Manusia, pemerintah dapat merevitalisasi Balai Latihan Kerja, meningkatkan upah minimum pekerja sampai dengan standar KHL, mengawasi dan menegakkan hukum terhadap kasus pekerja kontrak, mengadakan pelatihan ketrampilan bagi tenaga kerja yang ingin ke luar negeri, juga pemberian dana talangan serta legalitas status sebagai pekerja untuk para calon TKI.

Di jalur investasi, pemerintah telah mempersiapkan pola kebijakan untuk mempermudah masuknya investasi ke indonesia yang di manfaatkan untuk menyerap tenaga kerja, disertai pengadaan MoU penyerapan tenaga kerja lokal dengan perusahaan.
Dengan beragam solusi tersebut diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kualitas SDM yang rendah, menyesuaikan upah buruh sesuai kebutuhan hidup, serta memaksimalkan Balai Latihan Kerja.

Ada Pekerjaan Untuk Anda

Jika anda adalah salah satu dari ribuan pengangguran di negeri ini, jangan pernah patah semangat. Yakinkan diri anda bahwa satu dari ribuan perusahaan yang saat ini membuka lowongan pekerjaan di media manapun sedang menunggu anda untuk datang melamar pekerjaan. Jangan beranggapan, wah, sudahlah, sudah banyak surat lamaran terkirim tapi sia-sia tanpa hasil panggilan satupun. Bukan seperti itu.

Mulai sekarang, cobalah untuk berfikir, Saya sudah berusaha, seandainya belum berhasil, berarti usaha saya harus lebih maksimal lagi. Setelah itu, teliti kembali profil anda, jika selama ini anda melamar sesuai jurusan pendidikan anda, cobalah melamar sesuai keahlian anda. Semisal anda berada di jurusan administrasi, akuntansi/keuangan tapi anda sudah tak asing lagi dengan perangkat komputer dan internet, kenapa tidak mencoba berkarir di multiplus, mutual+, atau perusahaan apapun yang ada hubungan dengan networking. Bukankah anda bisa merangkap jadi cashier?. Sambil menunggu panggilan lain, pemasukan tetap mengalir kan. Hal ini juga berlaku untuk beragam keahlian yang lain. Jangan pernah berhenti untuk mencoba dan mencari peluang baru.

Selamat mencoba.

Antara Pengalaman Kerja dan Keahlian

Dalam dunia kerja yang penuh persaingan antar para pelamar saat ini, ada 2 hal penting yang bisa jadi nilai tambah bagi anda. Bahkan bisa jadi ini menjadi persyaratan wajib yang diminta oleh perusahaan-perusahaan di indonesia dalam memasang informasi lowongan pekerjaan. Kriteria penting yang dibutuhkan perusahaan untuk mencari kandidat karyawan.

Hal pertama, Pengalaman kerja.
Ketika anda melamar pekerjaan di bidang Mekanik, cantumkan pengalaman anda ketika menjadi karyawan bengkel, bisa juga saat anda menjadi karyawan toko otomotif. Pasti anda takkan tersingkir pada seleksi pertama. Begitu pula untuk pekerjaan bidang Relasi Publik, lampirkan pengalaman saat menjadi sales, customer service, atau jabatan apapun yang berhubungan dengan layanan pelanggan. Ini menggambarkan bahwa anda telah terbiasa menghadapi konsumen.

Hal kedua, Keahlian.
Tulis keahlian anda yang dapat mempengaruhi orang lain, ataupun keahlian menawarkan jasa atau penjualan, bahkan keahlian dalam mencari banyak relasi ketika anda melamar pekerjaan berkategori Marketing Executive ke mydiskoncom, Manager Promotion ke pakuwon-group, maupun perusahaan multinasional lainnya. Biasanya keahlian seperti ini juga diperhitungkan.

Semoga tulisan ini menambah sedikit pengetahuan bagi anda para pencari kerja, serta membuat anda menjadi lebih optimis. Selamat mencoba.

Pengangguran = Karyawan?

Seandainya anda adalah salah satu dari ribuan para pengangguran yang biasanya rajin meng update informasi tentang lowongan pekerjaan, aktif membolak-balik halaman media massa, serta berburu info kerja yang potensial, jangan merasa rendah diri. Asal anda tahu, para karyawan, pekerja kantor, dan masyarakat yang notabene bukan pengangguran, melakukan hal yang sama seperti anda. Jadi, pengangguran = karyawan, maksudnya sama dalam hal “sedang mencari pekerjaan yang tepat.”

Sering sekali terjadi apa yang disebut dengan kebosanan karir pada beberapa karyawan. Banyak alasan yang mendasari hal ini, salah satunya adalah tidak adanya jenjang karir dalam pekerjaannya. Seorang customer service di sebuah instansi bisa jadi mencari posisi staff di perusahaan lain yang menjanjikan kenaikan jabatan.

Alasan lain, ingin ada hiburan atau mencari suasana baru dan penghasilan lebih besar. Seorang tukang becak makmur di pulau Jawa bisa jadi tertarik menjadi buruh perusahaan bonafid di kalimantan tengah. Atau alasan yang berhubungan dengan kerohanian.

Seseorang yang merasa telah mapan dalam hal keuangan terkadang punya pemikiran berani untuk meninggalkan karir dan menyibukkan diri dalam kegiatan sukarela dan kemanusiaan. Contoh paling populer, Bill Gates.

Intinya, mendapat sebuah jabatan dalam perusahaan tidak menjamin kita untuk berhenti berburu karir. Jadi rajin-rajinlah mengumpulkan informasi. Siapa cepat, dia paten.

Semoga anda beruntung.